Setiap manusia lahir dalam keadaan berislam, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:
كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ
“Setiap manusia yang lahir, mereka lahir dalam keadaan fitrah. Orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi atau Nasrani” (HR. Bukhari-Muslim)
Allah Ta’ala berfirman:
أَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (QS. Ar Ruum: 30)
Seorang ulama pakar tafsir, Imam Ibnu Katsir, menjelaskan ayat ini: “Maksudnya adalah tegakkan wajahmu dan teruslah berpegang pada apa yang disyariatkan Allah kepadamu, yaitu berupa agama Nabi Ibrahim yang hanif, yang merupakan pedoman hidup bagimu. Yang Allah telah sempurnakan agama ini dengan puncak kesempurnaan. Dengan itu berarti engkau masih berada pada fitrahmu yang salimah (lurus dan benar). Sebagaimana ketika Allah ciptakan para makhluk dalam keadaan itu. Yaitu Allah menciptakan para makhluk dalam keaadan mengenal-Nya, mentauhidkan-Nya dan mengakui tidak ada yang berhak disembah selain Allah” (Tafsir Ibnu Katsir, 6/313)
Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata: “Islam adalah agama yang fitrah yang pasti akan diterima oleh semua orang yang memiliki fitrah yang salimah”. Artinya orang yang memiliki jiwa yang bersih sebagaimana ketika ia diciptakan pasti akan menerima ajaran-ajaran Islam dengan lapang dada.
Setelah kita paham bahwa sesungguhnya agama yang sesuai dengan fitrah manusia itu adalah agama Islam dan manusia sesungguhnya terlahir dalam keadaan Islam yang murni, maka kini kita perlu ketahui apa itu Islam.
MAKNA ISLAM
Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلامُ
“Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam” (QS. Al Imran: 19)
Ia juga berfirman:
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS. Al Imran: 85)
Islam artinya berserah diri kepada Allah dengan mentauhidkan-Nya, tunduk kepada-Nya dalam ketaatan, serta berlepas diri dari kesyirikan dan pelakunya. Karena kesyirikan merupakan aqidah orang Arab sebelum berkembangnya dakwah Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam.
Imam Al Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Raja’ Al ‘Atharidi, ia berkata:
كنا نعبد الحجر فإذا وجدنا حجراً هو خير منه ألقيناه وأخذنا الآخر، فإذا لم نجد حجراً جمعنا حثوة من تراب ثم جئنا بالشاة فحلبنا عليه ثم طفنا به
“Dahulu kami menyembah batu. Apabila kami mendapatkan batu yg lebih baik, maka kami melemparkannya dan mengambil yg lain. Apabila kami tidak menemukan batu, kami kumpulkan segenggam tanah, lalu kami bawakan seekor kambing kemudian kami peraskan susu untuknya. Lalu kami thawaf dengannya”
(sumber: muslim.or.id)
Aku dan Islam ku
Alhamdulillah, aku terlahir dari Keluarga Muslim, Meski ibu ku adalah seorang mualaf, karena dulu nya agama ibu adalah Nasrani. sebagai seorang muslim, Ayah ibu bukanlah orang yang paham dan mengerti tentang Islam, namun mereka taat beribadah, menjalankan rukun islam dan rukun iman.
HANYA PENGGALAN KISAH KU
aku dan Islam ku bukanlah suatu kebetulan, karena aku terlahir dari keluarga muslim sehingga aku otomatis adalah muslim.bukan seperti itu.
(kisah 1)
Suatu malam, sebelum tidur aku berdoa dengan khusuk
Radhitu billahi rabba wabil islaami diinaa wabi muhammadin shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallama nabiyya warasuulaa (ku ridho dengan Allah sebagai Tuhan dan Islam sebagai agama dan Nabi Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul)
ternyata Allah mendengar IKRAR ku dan menguji kebenaran IKRAR ku, setelah berdoa aku bermimpi.
berada didalam gua bersama dengan puluhan orang, dimana dibaju meraka,terdapat tulisan I Love Yesus, dan bibir mereka tak henti berucap Yesus.dan ketika mereka mengatakannya tubuh mereka mampu melayang pada kedudukan yang tinggi,Hanya aku yang diam termangu melihat setiap kejadian di tempat itu, aku menyebut lirih, I love Allah, namun tak sedikitpun tubuh ini terangkat, bergemingpun tidak, aku lalu mengulangnya Allah.dan tak juga bergeming. aku berfikir, kenapa??apa penyebabnya??
lalu aku merenung, tidak mungkin Allah kalah dengan Yesus, karena Yesus adalah Isa, dan diciptakan oleh Allah. lalu aku memantapkan hati, mungkin karena Hatiku belum teguh, lalu aku berkata lirih, dengan Ketauhidan dan keteguhan iman, Allah, Allah, Allah, Allah adalah Rabb ku, dan setelah berujar itu, kedudukan ku menjadi lebih tinggi dibanding yang lainnya. dan Hatiku pun semakin teguh, akan keimanan ku dan akan keislamanku, alhamdulillah.
(kisah 2)
suatu sore aku berjalan melewati sebuah gereja,sambil berjalan, aku berusaha melirik ke arah dalam, dalam hati, ada pertanyaan, gereja itu seperti apa ya, seperti nya tempat yang tenang, disana terlihat ada beberapa orang mungkin sedang berdoa. hanya sekilas saja aku melihat dan tak berpikir tentang gereja lagi setelahnya.
Ketika aku tidur malam hari nya, aku bermimpi diberikan oleh seseorang sebuah buku yang sangat besar dan sangat tebal, aku bertanya buku apakah ini, lalu kucoba untuk membuka setiap lembarnya, dan ternyata dalam buku itu hanya ada sebuah tulisan yang sama, berbunyi, aku adalah seorang muslim, dari halaman pertama sampai halaman terakhir pada buku itu. yang membuatku termangu, menyadari dengan penuh keihklasan, ya memang benar, memang aku adalah seorang muslim, dan sekali lagi kuteguhkan hatiku, agar islam selamanya tergenggam dalam imanku, alhamdulillah
ternyata Allah mendengar IKRAR ku dan menguji kebenaran IKRAR ku, setelah berdoa aku bermimpi.
berada didalam gua bersama dengan puluhan orang, dimana dibaju meraka,terdapat tulisan I Love Yesus, dan bibir mereka tak henti berucap Yesus.dan ketika mereka mengatakannya tubuh mereka mampu melayang pada kedudukan yang tinggi,Hanya aku yang diam termangu melihat setiap kejadian di tempat itu, aku menyebut lirih, I love Allah, namun tak sedikitpun tubuh ini terangkat, bergemingpun tidak, aku lalu mengulangnya Allah.dan tak juga bergeming. aku berfikir, kenapa??apa penyebabnya??
lalu aku merenung, tidak mungkin Allah kalah dengan Yesus, karena Yesus adalah Isa, dan diciptakan oleh Allah. lalu aku memantapkan hati, mungkin karena Hatiku belum teguh, lalu aku berkata lirih, dengan Ketauhidan dan keteguhan iman, Allah, Allah, Allah, Allah adalah Rabb ku, dan setelah berujar itu, kedudukan ku menjadi lebih tinggi dibanding yang lainnya. dan Hatiku pun semakin teguh, akan keimanan ku dan akan keislamanku, alhamdulillah.
(kisah 2)
suatu sore aku berjalan melewati sebuah gereja,sambil berjalan, aku berusaha melirik ke arah dalam, dalam hati, ada pertanyaan, gereja itu seperti apa ya, seperti nya tempat yang tenang, disana terlihat ada beberapa orang mungkin sedang berdoa. hanya sekilas saja aku melihat dan tak berpikir tentang gereja lagi setelahnya.
Ketika aku tidur malam hari nya, aku bermimpi diberikan oleh seseorang sebuah buku yang sangat besar dan sangat tebal, aku bertanya buku apakah ini, lalu kucoba untuk membuka setiap lembarnya, dan ternyata dalam buku itu hanya ada sebuah tulisan yang sama, berbunyi, aku adalah seorang muslim, dari halaman pertama sampai halaman terakhir pada buku itu. yang membuatku termangu, menyadari dengan penuh keihklasan, ya memang benar, memang aku adalah seorang muslim, dan sekali lagi kuteguhkan hatiku, agar islam selamanya tergenggam dalam imanku, alhamdulillah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar